twitter


Cinta...
Adalah serpihan irama yang senantiasa mengalir dalam nadi kehidupan manusia.

Tanpa perasaan Cinta, manusia bagaikan se-ekor burung tanpa sayap, yang tiada daya untuk terbang, untuk mencari arti kehidupan.

Cinta ibarat sinar rembulan yang menerangi kegelapan malam.
Cinta laksana embun yang akan menyejukkan di kala pagi.
Namun, Terkadang Cinta pula bagaikan Bara api yang dapat membakar diri.
Cinta sejati senantiasa memberi, bukan meminta.
Dalam Cinta sejati, kebahagiaan insan yang diCintai lebih penting daripada kebahagiaannya sendiri.
Bila insan tercinta lebih bahagia bersama orang lain, maka dia rela melepaskannya dengan senyuman.
Selengkapnya...


Ni lagu gw seneng bangetzzz !!
Saking seneng na ampe gw kasih zzz ttuuhh .
hhai .
Kalo gw lagi kumat , sering nih lagu gw bawain ,
Maen gitar , sambil ngaca n ngrenung dikamar .

Segala sesuatu yang kita punya adalah punya DIA ,
Bukan punya kita , kita cuma dititipin aja .
Duit , rumah , tanah , perusahaan , kendaraan ,
hape , apa aja deh , semua na tu cuma sementara aja kita miliki .
Toh kalo kita udah ga dibumi ini kan , alias kalo kita meninggal , kita ga bawa apa" ,
cuma baju putih dasar yang nemenin kita di liang kubur ,
serta amal dan dosa kita yang ikut ngiringin kita di alam sana .
Soo , carilah segala sesuatu yang bisa kau bawa untuk menemanimu menuju jalan itu .
Agar kita bisa nikmatin indah na surga .

Tanpa sadar , DIA tuh slalu ada buat kita ,
Saat kita ngrasa sedih , kesepian , serta seperti ga ada sesuatu yang

memberi arti tuk kita , cuma DIA lah yang selalu ada untuk kita .
Cuma DIA tempat yang paling pas buat kita mengeluh !!
Dia lah yang paling dekat dengan kita !!

Ungu
Surga-Mu
Intro :
Am Em F C Dm G C

Am Em
Segala yang ada dalam hidupku
F C
Kusadari semua milikMu
Dm G C
Ku hanya hambaMu yang berlumur dosa

(*)
Am Em
Tunjukkan aku jalan lurusMu
F C
Untuk menggapai SurgaMu
Dm G C
Terangiku dalam setiap langkah hidupku

Dm Em
Karena… Kutahu…
F G
Hanya Kau… Tuhanku…

Reff :
Am Em F C
Allahu Akbar Allah Maha Besar
Dm G C
Ku memujaMu di setiap waktu
Am Em F C
Hanyalah padaMu Tempatku berteduh
Dm G C
Memohon ridho dan ampunanMu


Back To *
Back To Reff

Musik :F Em F G

Back To Reff

Selengkapnya...


tahun 2006 ..

pas taun 2006 gw kelas 2 SMP .
sebelumnya belum ada hal menarik yg bisa bikin gw tau lebih banyak hal .
dari kecil , gw emang suka nyanyi n dengerin lagu .
tapi gw ga begitu tersentuh yg memikir kan hal itu .
sampe pada akhirnya , gw ngedengerin sebuah lagu "DEMI WAKTU"
dan gw tau kalo yg nyanyi itu "UNGU BAND" .

tapi pas itu gw belom ngerti yg mana UNGU itu .
sampe akhirnya gw liat di acara Star On Stage ,
gw di situ perdana liat penampilan UNGU ,
baru pertama kali gw tau yg namanya UNGU ,
dari pertama gw liat , gw langsung sir .
apa lagi ma gitarisnya , gw penasaran itu namanya siapa .
ternyata namanya ENDA .
gw penasaran banget ma lagu"nya yg laen .
dan gw pengen tau lebih banyak lagi tentang UNGU .



n next ada acara eksklusif 1 jam bersama ungu ,
gw tongkrongin aja tuh .
n Enda disitu cerita tentang pengalaman masa lalu dia .
gw tersentuh banget , dan gw dapet pelajaran baru tentang kehidupan .
gw saat itu mulai membuka pemikiran gw tentang diri gw sendiri .
gw lihat keadaan gw dan keluarga gw .
gw dapet motivasi dari pengalaman hidup dia .
gw mulai tau gw disini harus ngelakuin sesuatu buat hidup gw .
gw harus terbang ngegapai apa yg gw inginin .
gw berpikir manusia bakal berubah kalo dia sendiri berusaha untuk berubah .
gw ga boleh di bawah terus , gw harus terbang banggain orang" disekitar gw .

makin lama ,
inspirasi gw makin berkembang .
makin penasaran dengan sesuatu yg belum gw tau .
makin penasaran juga gw ma UNGU itu .
sampe setiap ada acara dia orang , gw bela"in nonton walopun tengah malem .
dan ga sia" , gw dapet pelajaran yg lebih lagi .

tentang motivasi ,
tentang cita" ,
tentang cinta ,
tentang kehendak Tuhan buat hamba-Nya yg ingin berubah lebih baik .

setiap ada hal yg menarik yg gw dapetin ,
gw tulis di diary gw .
seneng banget :)



saat itu ,
sekarang ,
dan nanti ,
gw anggap sosok "ENDA UNGU" sebagai INSPIRATOR HIDUP GW .

begitu indah hidup ini jika penuh warna .
dan aku ingin mewarnai kisah dalam hidup ku dengan warna" yg aku alami sendiri
:)

salam cliquers :D
Selengkapnya...



pcya gg pcya .
siap gg siap .
tryta hare ne dtg jg .
dgn smw ktdak siapn gua .
ha .
ap la rncna ALLAH itu .
gg ngrti gua . yg ni la yg tu la .
tp gua ttp brskur seh . 
next ...
met uLtah bwt ssok inspirat0r hdup gua "ENDA UNGU"
m0ga lo ttp bs brkreasi ngsih inspirasi bwt orang" yg btuh ky gua ..
moga dgn ksuksesan lo ,lo bs makin brsyukur akan semua yg DIa KSIH K.
lo n dgn tu iman lo bs lebih kuat lagi ..
n yg pasti moga lo bisa bahagia dunia akherat dgn orang" yg lo saayang .
amien '


hmm .
di ultah lo taun ne , mgkin gg da yg bisa gua prsembahin ke lo , gg sprti taun" yg dah lewat .
tp sekarang , gua lebih pnya banyak pengalaman ,
yg tu merupakan sesuatu yg menunjukan alo gua emang terinspirasi dari lo .

gua cuma punya itu di taun ne ,
tp menurut gua tu udah lebih dari apapun .


hmmm .
bner" pengalaman yg gg bakal gua lupain .
n gua pengen suatu saat nti , semua nya bisa gua ceritain ke lo .
yahh alo gua emang diijinin ketemu sama lo .
hidup gua inspirasi gua .

thanks kak enda .
med ultahhh .
thanks GOD for your gift ... !!!

Selengkapnya...



Sebelum dapat mengkoneksikan 2 PC menggunakan kabel crossing ada beberapa hal yang dibutuhkan diantaranya :
- Tang kerimping
- 2 buah RG 45
- Kabel UTP 5e dengan panjang secukupnya, sesuai dengan selera anda
- 2 buah PC yang akan dikoneksikan.

Pertama lepaskan shield kabel ( pelindung kabel biasanya bewarna abu -abu ) beberapa centimeter ( 2 cm), dengan memotong shield tersebut menggunakan tang kerimping, kemudian lurus-luruskan kabel-kabel yang berwarna-warni tersebut, kemudian urutkan kabel berdasarkan pewarnaannya di salah satu ujung kabel UTP tersebut. Urutannya adalah sebagai berikut :


Selengkapnya...


Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.

Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch
menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.



Lebih detailnya, lihat gambar berikut :


Penggunaan kabel straight :
menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa

Kabel crossover
Kabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.



Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.

Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.

Penggunaan kabel crossover :
menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.
menghubungkan komputer ke port uplink Switch
menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch

Port biasa VS Port uplink
Untuk menghubungkan dua buah HUB/Switch atau menghubungkan dua buah komputer secara langsung dibutuhkan kabel crossover. Tapi jika HUB/Switch atau Network Interface Card (NIC) atau peralatan network lainnya menyediakan Uplinkport atau MDI/MDI-X anda bisa menggunakan kabel straight untuk menghubungkan ke port biasa di HUB/Switch atau Network Interface Card atau peralatan network lainnya.



Sumber : http://zaduna.blogspot.com/2008/11/perbedaan-antara-kabel-straight-dan.html
Selengkapnya...


Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI


Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

Model OSI terdiri dari 7 layer :

* Application
* Presentation
* Session
* Transport
* Network
* Data Link
* Physical


Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)

Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.

Model OSI

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.

Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.


Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.

Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.

Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.

Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).

Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.

Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.

Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.
Selengkapnya...